TEORI KEBENARAN 3
Monday March 09th 2009, 11:02
Filed under: Etika Filsafa Kom

MANUSIA ADALAH BINATANG YANG BERBICARA/BERPIKIR.
BERBICARA/BERPIKIR ADALAH BERTANYA.
BERTANYA ADALAH MENCARI JAWABAN.
MENCARI JAWABAN ADALAH MENCARI KEBENARAN.
MENCARI KEBENARAN TENTANG TUHAN, ALAM DAN MANUSIA.

I. TEORI KOHERENSI/KONSISTENSI
(The Consistence/Coherence Theory of Truth):
1) Kebenaran ialah kesesuaian antara suatu pernyataan dengan pernyataan-pernyataan lainnya yang sudah lebih lebih dahulu diketahui, diterima dan diakui sebagai benar.
2) Suatu putusan dianggap benar apabila mendapat penyaksian (pembenaran) oleh putusan-putusan lainnya yang terdahulu yang sudah diketahui,diterima dan diakui benarnya.

Contoh: “Semua manusia akan mati. Si Polan adalah seorang manusia.Si Polan pasti akan mati.” “Sukarno adalah ayahanda Megawati. Sukarno mempunyai puteri. Megawati adalah puteri Sukarno”.

Teori ini dianut oleh mazhab idealisme. Penggagas teori ini adalah Plato (427-347 S.M.) dan Aristoteles (384-322 S.M.), selanjutnya dikembangkan oleh Hegel dan F.H. Bradley (1864-1924).

Kritik terhadap teori ini adalah “tidak mungkinkah terdapat kumpulan proposisi yang koheneren yang semuanya salah”?.

2. TEORI KORESPONDENSI
(The Correspondence Theory of Thruth):

Kebenaran adalah kesesuaian antara pernya-taan tentang sesuatu dengan kenyataan sesu-atu itu sendiri. Contoh: “Ibu kota Republik Indonesia adalah Jakarta”.
Teori ini digagas oleh Aristoteles (384-322 S.M.), selanjutnya dikembangkan oleh Bertrand Russel (1872-1970). Penganut teori ini adalah mazhab realisme dan materialisme.

Kritik: how can we compare our ideas with reality? Apabila sudah diketahui kenyataan mengapa perlu dibuat perbandingan, padahal kebenaran sedang dimiliki?

3. TEORI PRAGMATIS
(The Pragmatic Theory of Truth):
“Kebenaran suatu pernyataan diukur dengan kriteria apakah pernyataan tersebut bersifat fungsional dalam kehidupan praktis”; dengan kata lain, “suatu pernyataan adalah benar jika pernyataan itu mempunyai kegunaan praktis dalam kehidupan manusia”. Kata kunci teori ini adalah: kegunaan (utility), dapat dikerjakan (workability), akibat atau pengaruhnya yang memuaskan (satisfactory consequencies).

Pencetus teori ini adalah Charles S. Pierce (1839-1914) dan William James.
Kritik: betapa kabur dan samarnya pengertian berguna (usefull) itu.

Sumber: Endang Saifuddin Anshari. Ilmu, Filsafat dan Agama. Surabaya: Bina Ilmu.





     
No Comments so far



Leave a comment
Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

(required)

(required)